Pada saat ini perkembangan digitalisasi semakin meningkat. Sudah banyak usaha dalam dunia digital lebih menguntungkan dibandingkan langsung face to face. Salah satu yang menghasilkan uang dengan online adalah dengan membuka toko online. Membuat toko online tidaklah terlalu susah  ? karena semua platform sudah di siapkan anda hanya tinggal menyiapkan server saja. Pada kali ini sebelum kita melangkah lebih jauh ke server baik itu dengan share hosting atau VPS lebih baik belajar dulu secara local. Dalam artian offline, agar kamu lebih paham dan mudah dalam melakukan konfigurasi. 

Bayangkan jika kamu bisa membuat toko online sendiri seperti shopee, tentunya akan bisa menghasilkan uang. Pada mata kuliah e-commerce akan membahas tentang jual beli secara online. Dengan artian setiap transaksi yang dilakukan secara digitalisasi bisa disebut e-commerce. Pada tulisan ini tidak hanya menyajikan dalam bentuk artikel tetapi juga sudah saya siapkan cara instalasi toko online menggunakan CMS Opencart secara lokal dalam bentuk video. Semoga dengan adanya video ini bisa membuat anda terutama mahasiswa bisa mengulang kembali ke bagian yang kurang paham.

Karena kita menggunakan open cart sebagai CMS dalam membuat toko online, pastikan kamu sudah download open cart pada tautan berikut  [1] :  https://www.opencart.com/index.php?route=cms/download .   Pengertian dari Open Cart adalah [2]  aplikasi web berbasis CMS (Content Management System) khusus untuk penjualan online (e-commerce). OpenCart adalah aplikasi webstore (toko online) berbasis PHP dan MySQL, yang dapat dikelola dengan sistem CMS (Content Management System) yang bersifat open source (Open Source) dan gratis untuk semua orang. 

Penelitian yang pernah dilakukan tentang opencart menyimpulkan beberapa poin [3] :   

  1. Sistem penjualan yang digunakan oleh toko  saat ini masih menggunakan sistem tradisional / offline dimana untuk mendapatkan barang yang diinginkan pembeli harus datang langsung ke toko tersebut untuk mencari barang yang diinginkan, padahal barang yang diinginkan sudah sesuai keinginan. yang diinginkan pelanggan, Pelanggan dapat membayarnya langsung di kasir. Sistem penjualan yang demikian dinilai kurang efektif dan efisien karena membutuhkan biaya dan waktu yang lama untuk proses transaksinya, serta nasabah merasa kurang dimanjakan. 
  2. Menerapkan e-commerce menggunakan software Opencart di toko  dapat membantu mengurangi biaya, memberikan informasi detail tentang produk dan harga khusus yang disediakan untuk konsumen secara online, dan mempermudah proses transaksi tanpa harus pergi langsung ke Business sehingga dapat bersaing dengan bisnis yang sejenis dan dapatkan hasil yang maksimal.
  3. Kendala dalam penerapan e-commerce adalah kurangnya sumber daya manusia yang memahami bidang pemanfaatan e-commerce sehingga belum dapat dimanfaatkan secara maksimal dan masih banyak pembeli yang masih gagal mencapai tingkat keamanan percaya online. berbelanja dan merasa sulit untuk mengubah kebiasaan mereka untuk berdagang secara online

Masih mengutip dari penelitian lainya, agar kalian lebih paham pentingnya pemanfaatan toko online. Khususnya menggunakan opencart. Penelitian yang berjudul “PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM E-COMMERCE DENGAN MENGGUNAKAN CMS OPENCART DALAM UPAYA MENINGKATKAN PENJUALAN DAN PEMASARAN (Studi Kasus: UD. La Tanza Kecamatan Dau Malang)” menarik kesimpulan dalam implementasi opencart seperti berikut  [4]  :

  1. Sebuah sistem aplikasi website UD e-commerce dikembangkan dari hasil analisis sistem dan perancangan sistem. La Tanza terdiri dari dua pengguna utama, administrator dan pelanggan. Jika administrator memiliki kewenangan untuk memproses situs web, database situs web, dan proses pemesanan. Pelanggan memiliki beberapa pilihan dengan keanggotaannya, yaitu mengetahui riwayat transaksi, memastikan keamanan bertransaksi, mendapatkan update produk terkini dan mempermudah pembayaran.  
  2. Website E-Commerce UD. La Tanza dirancang dan dibangun menggunakan OpenCart CMS yang terintegrasi ke dalam database. Situs web e-niaga ini menawarkan opsi pengiriman tunai dan transfer bank.
  3. Setelah uji verifikasi, CMS Opencart, modul OpenCart, database dan link yang telah dibuat berfungsi dengan baik. Dari proses uji validasi dirancang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Dari hasil pengujian prototipe yang didasarkan pada perbandingan sistem lama dan sistem baru menyatakan bahwa sistem website e-commerce ini memiliki kenyamanan transaksi, penjualan dan periklanan yang lebih baik.

Dari dua penelitian diatas dapat disimpulkan penerapan opencart sangat baik dalam membuat toko online. Dari segi kemudahan instalasi sampai konfigurasi semua lebih mudah. 

Pada tulisan ini tentunya masih banyak kekurangan karena hanya membahas satu CMS toko online saja. Sedangkan masih banyak CMS toko online yang bisa kamu gunakan, seperti [5] : 

  1. WooCommerce
  2. Shopify
  3. PrestaShop
  4. Magento
  5. AbanteCart
  6. osCommerce
  7. Cubecart
  8. Open Real Estate

Masih banyak CMS toko online lainya, tetapi yang paling familiar dan sering digunakan adalah 8 CMS yang diatas. Tentunya untuk CMS lain akan saya bahas di lain kesempatan. 

Kita kembali ke tujuan awan dari penulisan, yaitu membuat toko online dengan localhost. Baca tulisan ini dengan lengkap ya karena sudah saya siapkan dalam bentuk video tutorial agar kamu lebih mudah memahaminya.

Berlanjut Ke Halaman 2